Halo Kawan, 

Bagaimana kabar kalian? Semoga bahagia dan sehat selalu, ya. Seperti kita ketahui, Pekerjaan sebagai penulis juga kena dampak pandemi. 


5 Tips Penulis Menghadapi Pandemi

Royalti buku berkurang, penerbitan buku berhenti dan lainnya. Tapi, kita tak boleh bersedih. Harus tetap semangat berkarya, dong. 

Berikut lima tips dari penulis buku anak senior Kang Ali Muakhir untuk menghadapi pandemi:


  1. Melirik Platform Digital 


Menurut Kang Ale, dengan berkurangnya penerbitan buku cetak, penulis harus mulai membuka diri dengan berbagai platform digital yang ada misalnya blog, vlog, hingga platform e-book seperti Storial, Kwikku dan Novelme. 


Apalagi, saat ini banyak pembaca di rumah saja dan membaca novel untuk mengisi waktu luang. Nah, ini bisa jadi peluang bagi penulis agar tetap semangat berkarya dan menerbitkan buku walaupun bukan versi cetak. 


  1. Perbanyak Membaca


Mumpung banyak waktu di rumah, perbanyak membaca untuk meningkatkan pengetahuan kita agar naskah yang kita tulis lebih berisi. Semakin banyak referensi naskah kita, semakin bergizi buku yang ditulis. 


  1. Ikuti Berbagai Kelas Online


Saat di rumah kita punya banyak waktu luang. Kita bisa mengikuti kelas online baik gratis atau berbayar. Ada yang diadakan di Instagram Live, Webinar,  Zoom, Google Meeting hingga Watsap. 


Ikutilah kelas online sesuai minat dan kebutuhan kita. Kita bisa belajar hal baru seperti digital marketing, siniar, blogging, dan lainnya. 


  1. Mengaplikasikan Ilmu Yang Dipelajari


Sudah ikut kelas podcast/ siniar atau kelas optimasi sosial media? Segeralah mempraktekkannya agar ilmu yang kita dapat bermanfaat untuk mengembangkan diri kita. Jangan ditunda lagi. 


  1. Menabung Naskah


Walau dunia penerbitan ngos-ngosan, jangan berhenti menulis. Persiapkan tulisan untuk tahun depan setelah situasi membaik. Menabung naskah, istilah Kang Ale. Kira-kira naskah apa yang dibutuhkan pembaca? Buatlah naskah yang menarik.