Halo Kawan Aksara, ada yang suka baca novel online di platform KBM? Kenalan dengan Rahmi Aziza, blogger dan penulis novel dari Semarang! Beberapa novel online sudah ia tulis dan berhasil meraih medali Gold di KBM. 

Ibu tiga putri ini sejak kecil bercita-cita ingin jadi penulis dan Alhamdulillah akhirnya tercapai juga walaupun saat sudah menjadi emak-emak.



Ia merasa kurang percaya diri. Apakah bisa jadi penulis? Dulu, Rahmi sering mengirim tulisan ke media bahkan pernah mengajukan naskah novel ke penerbit tapi tak ada satupun yang diterbitkan.


Berkat dukungan Alfa Robbi, sang suami yang seorang ilustrator andal, Rahmi membuat blog dan menuliskan berbagai hal yang mengusik hati dan pikirannya di sana.


Coba menulis-nulis saja di blog kalau belum ada media atau penerbit yang mau menampung tulisannya. 


Awal menulis blog, ia juga bingung mau menulis apa hingga akhirnya ia memutuskan untuk menulis tentang kesehariannya, perkembangan anak-anak, dan berbagi pengalaman di blog.


Dari blog, ia belajar menulis lebih dalam, bertemu banyak teman penulis dan berbagi ilmu di komunitas. Rahmi dan teman-teman bahkan menjadi founder Komunitas Blogger Perempuan Semarang Gandjel Rel yang tahun ini berulang tahun ke-9.


Ia lalu mencoba mengirim tulisan ke surat kabar dan Alhamdulillah beberapa kali dimuat. Tak disangka Dapat job-job menulis artikel di blog juga mulai berdatangan.



Bergabung di KBM

Sekitar tahun 2019, ia mulai bergabung di Grup FB Komunitas Bisa Menulis. Awalnya, ia hanya membaca novel-novel penulis lain. 

Dulu, belum ada aplikasi KBM. Jadi, orang-orang biasanya memonetisasi tulisan dengan menayangkan beberapa bab, lalu menjual bukunya via pre order.

Rahmi lalu memberanikan diri mengunggah cerita bersambung karyanya, bahagia sekali ketika ia mendapat DM dari pembaca yang minta ceritanya dilanjutkan. Kejutan, soalnya ia hanya menulis tiga bab lalu hiatus lama.


Gaji Pertama di KBM


Tahun 2021, Rahmi kembali menulis lagi. Saat itu, aplikasi aplikasi KBM sudah ada. Ia mulai menulis terjadwal yaitu seminggu sekali satu bab. Pada bulan ke-6, tulisannya ia kunci dan itulah awal mula Rahmi mendapat penghasilan dari KBM. Asyik!


Baca Juga: Belajar Membuat Karakter Fiksi dari Drakor


Rahmi Aziza, Bagaimana Memulai Menulis Novel Online
Dukungan suami dan keluarga besar berperan besar pada karir penulisan Rahmi

Gaji pertamanya di KBM setelah 6 bulan menulis, adalah 22 ribu rupiah. Ia senang sekali karena ada yang mau bayar untuk membaca cerita dari penulis pemula sepertinya. Saking senangnya, pengalaman itu langsung ditulis dong di blog untuk kenang-kenangan perjuangannya. 


Sekarang, ia sudah mendapatkan badge Gold untuk cerita-ceritanya. Dan karena Rahmi tidak dikontrak eksklusif di KBM ia bebas mengunggah ceritanya di platform lain untuk menjangkau pembaca lebih banyak. Intip ceritanya ya di aplikasi KBM.


Langkah-langkah menulis di platform novel online:


1. Tentukan tujuanmu menulis novel.


Apa tujuan besarmu menulis novel? Tuliskan alasanmu. Untuk berkarya, untuk menyalurkan hobi menulis, untuk mendapat penghasilan, apa saja boleh! 


Big why ini penting untuk langkahmu selanjutnya. Kalau menulis untuk cari uang, kamu harus mencari tema cerita yang kira-kira sedang tren di kalangan pembaca. Kalau hanya hobi, ya kamu bebas menulis sesukamu. Nggak mesti memikirkan ada yang suka atau tidak, laku atau tidak. 


2. Mau menulis apa?


Setelah sudah menemukan alasanmu menulis. Tentukan genre cerita yang kamu sukai. Apakah drama rumah tangga, romance, komedi romantis dan lainnya? Walaupun tema yang laris di KBM adalah drama rumah tangga, Rahmi memilih genre komedi romantis untuk ditulisnya. Ia menyarankan untuk penulis pemula, pilihlah tema yang kamu sukai dan kuasai ya agar lebih lancar penulisannya. 


3. Menulis di mana?


Saat ini, banyak pilihan platform yang bisa kamu pilih. Mulai dari KBM, Wattpad, Karya Karsa dan banyak lagi. Pilih platform yang sesuai dengan tema yang ingin kamu tulis. Kalau kamu menulis tema rumah tangga, KBM cocok.


Kamu tertarik menulis cerita remaja? Pilih Wattpad. Rahmi memilih untuk menulis di KBM yang ia rasa cocok untuk genre romcom yang akan ditulisnya. Untuk penulis pemula, pilihlah platform yang mudah untuk kita. Platform yang mudah ya yang tanpa editor jadi kita bisa bebas mengunggah cerita kita tanpa direview dulu oleh editiro. Untuk mengedit cerita pun bisa kita ubah sendiri, tak usah menghubungi editor atau admin aplikasi.


Menulis di KBM


Ada beberapa aturan yang harus diikuti agar bisa menulis di KBM. Diantaranya tidak boleh menulis cerita atau menampilkan cover buku yang mengandung pornografi. Tak ada editor yang menyunting cerita. Setiap penulis KBM bebas mengunggah ceritanya dan bab delapan sudah bisa dikunci. 


Rahmi Aziza, Bagaimana Memulai Menulis Novel Online
Rahmi bersama teman-teman komunitas blogger Gandjel Rel 

Besaran komisi setiap penulis berbeda sesuai levelnya. Harga per bab adalah Rp1500 dan minimal saldo Rp15.000 sudah bisa ditransfer. Komisi dibayar setiap tanggal empat setiap bulan.


Menulis di Wattpad


Rahmi mencoba menulis di Wattpad untuk memperluas jaringan pembaca karena di sana banyak pembaca remaja yang loyal dan bisa menjadi fanbase untuk penulis.


Sayangnya, untuk monetisasi cerita, penulis harus mendapatkan kontrak eksklusif dari Wattpad. Karena itulah, Rahmi biasanya hanya mengunggah beberapa bab di Wattpad sebagai promosi dan lanjutannya akan ia arahkan ke KBM. 


Menulis di Karya Karsa


Seperti KBM, tak ada editor yang menyunting cerita kita. Bedanya, kita bisa mengunci cerita kita dari bab satu tapi sebaiknya berikan beberapa bab gratis untuk pembaca sebagai promosi agar mereka penasaran dan ingin lanjut membaca cerita kita. Karya Karsa tak ada tanggal gajian, kita bebas mencairkan saldo kapan saja. 


Langkah Menulis Novel Online


1. Tentukan temanya


Mau menulis tentang apa? Alurnya seperti apa, dan dialog pembukanya bagaimana. Tulis alur dan konfliknya secara garis besar. 


2. Membuat judul


Membuat judul yang menarik rasa penasaran calon pembaca susah-susah gampang ya. Biasanya perlu trial dan error apakah judul cerita kita menarik pembaca untuk mengklik atau tidak. 


3. Buatlah outline 


Outline atau kerangka karangan per bab memudahkan kita menulis novel lebih lancar. Biar kita lebih terarah dan tidak terombang-ambing saat menulis. Menulis outline bab tidak mesti berurutan. Bisa dari ending atau dari tengah cerita. 


4. Bab satu yang greget dan menggebrak 


Tulislah cerita yang greget dan menggebrak dari bab satu ya agar pembaca berminat membaca ceritamu. Jadi, bab satu langsung masuk ke konflik cerita ya. Panjang per bab rata-rata 1000 kata ya.


5. Buat clifhanger ending di setiap bab


Untuk ending setiap bab, buatlah ending yang menggantung dan bikin pembaca penasaran untuk melanjutkan baca bab selanjutnya. Tahu kan ending sinetron setiap episode yang bikin pembaca gregetan? Terapkan di ceritamu. 


6. Membuat jadwal posting 


Buatlah jadwal postingan cerita yang rutin dan konsisten di jadwal yang sama. Bisa sekali seminggu, dua kali seminggu atau bahkan setiap hari seperti para penulis KBM yang produktif. Tujuannya agar pembaca tahu jadwal kita mengunggah cerita dan menantikan lanjutan cerita kita.


7. Bikin cover


Agar tulisan bisa diterbitkan di KBM, harus ada covernya. Buatlah cover yang menarik agar bisa memikat pembaca ya. Ingat, tidak boleh memajang cover buku yang vulgar atau mengandung pornografi.


8. Promosi


Setelah menulis cerita, jangan anggurin ceritamu. Rajinlah berpromosi do berbagai media sosial. Kamu juga bisa bergabung di grup penulis KBM agar bisa saling dukung dan promosi ya. 


Saran untuk Penulis Pemula


1. Langsung mulai menulis sambil memperbaiki tulisan.


Jangan tunggu banyak ilmu dan tulisan bagus baru terjun. Langsung saja mulai menulis. Dengan mulai menulis, jam terbang kita bertambah dan tulisan akan semakin terasah.


Apalagi kalau ada pembaca yang menunggu tulisan kita wah kita makin terpacu untuk menulis lebih rajin dan lebih baik lagi.


2. Gabung di grup penulis dan pembaca


Gabunglah di grup FB penulis dan pembaca untuk promosi. Kita bisa posting teaser tulisan kita di sana untuk melihat animo pembaca dan siapa tahu bakal ada pembaca yang tertarik untuk unlock cerita kita di aplikasi ya.


3. Jangan mudah tersinggung jika ada yang mengkritik ceritamu


Ya, siapkan mental untuk menerima apapun komentar pembaca. Dulu, Rahmi sering baper jika ada yang berkomentar jelek dan membuatnya down. Lalu ia sadari, kita tak bisa menyenangkan semua orang. Komentar ini juga bisa jadi masukan untuk kita berkarya lebih baik lagi.


4. Minta orang lain menjadi first reader


Sebelum lempar tulisan di platform, minta orang lain membaca naskahmu. Rahmi biasanya meminta kakaknya untuk mengomentari tulisannya.


Ada dua kategori first reader. Pertama, penulis profesional untuk mendapatkan masukan tentang cerita dan teknik penulisan. Kedua, yang murni pembaca untuk mengetahui apakah cerita kita menarik atau tidak.


5. Gabung di grup penulis


Gabung di grup penulis agar mendapatkan informasi tentang platform yang kita masuki. Di sana, kita bisa dapat banyak tips dan trik tentang cara promosi, teknik penulisan dan lainnya. Kita jadi semangat berkarya karena banyak teman seperjuangan.


6. Fokus pada target dan pencapaian diri sendiri dan bukan orang lain.


Ya, fokus pada target dan pencapaian sendiri. Jangan minder dengan pencapaian penulis lain. Malah, harus semangat agar kita bisa produktif seperti mereka. 


7. Banyak baca cerbung lain di platform online


Penulisan buku cetak dan novel online beda. Jadi kita harus banyak baca novel online agar kita paham tulisan apa yang menarik minat pembaca. Kita harus menyesuaikan gaya penulisan kita untuknovel online. Misalnya nih, novel online biasanya terdiri dari banyak dialog dan tidak banyak deskripsi. Kamu bisa mencontoh teknik penulisan para penulis produktif di platform online.


Nah, itulah sharing Rahmi Aziza tentang bagaimana memulai nulis novel online. Tertarik? Yuk, mulai cari ide dan menulis sekarang juga!


Sumber Tulisan:

Sharing Rahmi Aziza, Tips Menulis Novel Online di WAG IIDN Semarang

Februari 2024