Halo Kawan Aksara,
Tahu kan kalau Gramedia Jalma Semarang sedang hits dibicarakan? Gramedia Pandanaran Semarang kini sidah direnovasi dan menjadi Gramedia Jalma. Toko ini baru diresmikan tanggal 5 juni 2026 lho. Seperti diduga, antusiasme warga Semarang patut diacungi jempol. Tokonya kini ramai tapi tetap nyaman karena bangunannya luas.
Gramedia Jalma ini adalah Gramedia Jalma kedua setelah Jalma Blok M. Bangunan Gramedia Jalma Semarang terdiri dari dua lantai dan ada kedai kopi hits Smiljan di lantai dua. Gramedia Jalma Semarang berlokasi di Jalan Pandanaran No. 122, Pekunden Semarang. Berada di tengah-tengah Hotel Santika Premiere dan Masjid Baiturrahman Semarang.
.
Kalau sebelumnya, konsep Gramedia Pandanaran adalah toko buku standar, datang, lihat buku dan pilih lalu bayar, pulang. Konsep tokonya sekarang berbeda. Kata Jalma berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti manusia.
Toko ini tak lagi hanya sekadar toko buku, tapi juga sebuah ruang penghubung antar manusia. Setiap bagiannya tertata rapi dan indah memudahkan kita mencari buku incaran. Ada lift dan tangga yang memudahkan pergerakan kamu.
Serunya, kamu bisa memilih buku-buku yang tersedia di rak khusus untuk dibaca gratis di toko. Ada pilihan buku berbahasa Inggris atau Indonesia.
Penataan buku-buku di rak bagian atas menarik perhatian pengunjung dan mengingatkanku pada toko buku Book eXcess di Malaysia.
Di lantai 1 ada bagian khusus memajang berbagai jenis alat tulis dan alat musik seperti dulu tapi dengan penataan lemari kayu yang homey dan estetik.
Yang seru, bagian buku impornya kini lebih besar dan lebih banyak koleksinya lho! Menggiurkan sekali deh koleksinya.
Terus, ada rak buku kecil berisi buku-buku berbahasa Inggris yang bisa kamu baca gratis di toko. Ah, bakalan betah deh kalau begini caranya! Aku bahkan menemukan novel The Red Palace karya June Hur yang sudah lama ingin kubaca.
Tak hanya itu, bagian buku anaknya pun menarik banget karena disediakan playground seru juga karpet yang nyaman untuk membacakan anak-anak buku cerita. Anak-anak bebas bermain dan bercerita.
Kalau kamu membutuhkan buku tertentu dan kesulitan menemukannya, kamu bisa bertanya pada book advisor atau pramuniaga yang bertugas. Mereka mengenakan rompi cokelat, serta ramah dan informatif tentang buku-buku yang ada di Jalma Semarang.
Fasilitas toko ini juga lengkap. Ada musala mungil di lantai dua, serta toilet yang bersih di lantai satu dan dua. Jadi, tak usah khawatir kalau kamu lagi nongkrong di Jalma Semarang lalu masuk waktu salat. Tersedia beberapa buah mukena bersih juga. Ada ruangan menyusui lho.
Terus, ada meeting room ber AC yang bisa kalian gunakan untuk berbagai acara. Ada creative space untuk membaca dan nugas. Terus, banyak colokan listrik juga, hehe.
Tak sabar deh, menghadiri berbagai acara literasi di Jalma Semarang misalnya diskusi ilmiah dan bedah buku, jumpa penulis dan lainnya. Minggu depan ada bedah buku terbarunya Valerie Patkar dan Naralah Musi!
Pas kunjungan bareng Nailah, aku membeli novel klasik berjudul Greyfriars Bobby karya Eleanor Atkinson terbitan Gramedia Pustaka. Nggak sabar pengen baca!












19 Komentar
Baru tadi aku mau bertanya apa arti Jalma sebenarnya dan ternyata disini terjawab bahwa Jalma berasal dr bahasa sansekerta yang berarti manusia..keren sieee
BalasHapusDulu pas ke Jakarta kelewat gak mampir ke Gramedia Jalam smg yg disemarang ini nanti bisa mampir karena lebih deket juga kan dari Solo dan berharap semoga suatu saat di Solo juga dibuka Gramedia Jalma nya :)
Gramedia skrg berubah konsep meski masih jualan buku. Tapi dengan penamaan baru, Jalma, konsep toko buku lebih luas. Nggak hanya tempat mencari dan membeli buku tapi juga bs membaca, diskusi bahkan tempat ngopi dan ngerumpi. Hehe. Asal jgn kenceng2 ya ngobrolnya. Ntr ganggu pengunjung yg lain tuh.
BalasHapusAku baru tahu kalo namanya jg sama dgn di Blok M, Jakarta. Kirain ada nama sendiri biar beda dgn lainnya. Tp dgn penamaan Gramedia Jalma Semarang, org udh tahu tuh ya.
Saya baru kemarin lihat reels Mbak Dedew soal Gramedia Jalma Semarang ini dan sekarang membaca cerita lengkapnya di sini.
BalasHapusDan keren ya, Mbak. setelah bermetamorfosis. konsepnya beda, jadi orang semakin senang dan bersemangat ke toko buku. Pasti nanti bakalan banyak acara literasi seru yang diadakan di sana. Saya suka tuh, ada buku gratis yang bisa dibaca di tempat.
Gramedia Pandanaran sudah bertransformasi. Dulu sewaktu aku ngekos di sekitar Pandanaran, aku suka deh melipir ke Gramedia ini. Sekarang sudah bisa jadi tempat nongkrong sambil menghabiskan waktu buat baca buku di sini ya, kak. Makin asyik dah.
BalasHapusHwaaaa, di Semarang ada Jalma juga... Aku yg di JKT belum sempat mampir, eh di Semarang ada.
BalasHapusBeberapa kali temenku ngadain event di Jalma JKT, krn emang doi tinggalnya di JKT. Tempatnya emang asik banget buat nongki² sama pecinta buku. Bahkan, sering dipake buat acara baca bareng komunitas literasi juga.....
Hwaaa, pengen banget main ke Jalma. Semoga bisa berlibur dan main ke Jalma yg di semarang. 🥰
Yeaaayy Semarang punya Gramedia Jalma, nggak kalah dari yang ada di Blok M hehe.
BalasHapusIya yaaa keknya lebih l;uas dari yang di Blok M. Atapnya kelihatan lebih tinggi pula.
Emang yang paling asyik ada bangku2 buat saling terkoneksi, ngobrol, juga membaca buku di sana ya mbak.
Asyek banget ada meeting room-nya.Jadi bis anih ya menyewa buat kerja atau buat bikin event apa gitu di sana :D
Semoga kalau kelak ke Semarang bisa mampir :D
Alhamdulillah, Gramedia di Semarang ini masih eksis ya...
BalasHapusSekarang kan banyak toko buku yang tutup karena sepi pengunjung dan efisiensi manajemen
Mungkin dengan beda konsep seperti di Gramedia Jalma ini konsumen jadi merasa lebih tertarik untuk mendatangi, betah berlama lama dan semangat membaca ikut bertumbuh...
ini menarik jika berhubungan dengan gramedia, karena memang di bali cukup banyak bertebaran. sayangnya seingat saya pernah berkunjung tidak ada kesempatan untuk bisa dibaca sambil menghirup kopi panas. semoga ada nanti kesempatan seperti yang ada di gramedia jalma semarang
BalasHapusHoree, Gramedia Jalma tak hanya ada di ibukota, tapi juga ada di Semarang. Asyik yaa kalau ada buku yang memang disediakan untuk dibaca oleh pengunjung (jadi gak perlu singit2 lagi bacanya atau diam2 nyobek plastik pembungkus buku).
BalasHapusApalagi ada kafenya, habis belanja buku bisa minum dan makan snack di sana.
wah keren juga nih ternyata gramedia jalma itu semacam brand gitu ya dan sudah ada cabangnya selain di jakarta. kirain nama jalma itu cuma buat gramedia yang di blok M. pastinya membaca dan membeli buku dengan nuansa kafe begini terasa lebih menyenangkan
BalasHapusLhooo lhoooo.... bikin saya yang di luar Semarang jadi ikutan penasaran ingin langsung book store hopping ke Gramedia Jalma.
BalasHapusKonsep barunya keren banget ya, benar-benar memanusiakan pengunjung sesuai namanya. Fasilitasnya pun super lengkap, mulai dari area baca gratis mirip Book eXcess, playground anak, sampai musala dan ruang menyusui yang ramah keluarga. Apalagi ada Smiljan Kafe buat tempat nongkrong, pasti bikin betah berjam-jam di sana.
Yang foto ketiga dari atas, keren banget itu Kak. Tata letak buku dan raknya bisa se-apik itu. Memang ciamik ya Gramedia Jalma ini, baik yang di Blok M begitupun yang di Semarang ini. Moga suatu saat bisa daku kunjungi aamiin
BalasHapusWah keren di Semarang sudah ada Gremedia Jalma. Nggak kalah keren sama yang di Blok M. Fasilitasnya pun lengkap.
BalasHapusSemoga di Bandung dan kota-kota lain juga lekas ada 😁
Wah ini keren banget. Jadi kalau berkunjung ke sana tidak perlu riweh cari tempat ibadah, mana lengkap dengan ruang menyusui lagi. Saya lama sekali tidak ke tomko Gramedia langsung, karena akhir-akhir ini memilih untuk beli buku secara online lewat marketingnya Gramedia. Jadi tinggal minta katalog atau tanya bstok buku yang kita cari, jadi lebih hemat waktu, dan tenaga.
BalasHapusKereeen..
BalasHapusAku salut banget sama Gramedia yang masih bertahan hingga kini, di tengah gempuran media informasi justru lebih mudah menggunakan video daripada literasi cetak.
Dan selamatt.. Semarang terpilih menjadi kota kedua yang ada Gramedia Jalma-nyaa..
Aku berharap Bandung juga adaaa.. hehehe.. nyaman banget baca buku dengan tempat estetik dan boleh makan dan minum. Rasanya betaaah.. nongs di Gramedia Jalma Semarang dan Smiljan Kafe.
Ouhh Jalma tuh manusia, jadi ngeh kalau dalam bahasa Sunda juga mirip-mirip nih "Jelema" yang artinya manusia juga. Asli deh fasilitas tokonya lengkap banget, kayaknya saya kalau pergi sendiri bakalan betah berlama-lama di sana. Bisa ngapa-ngapain hanya di satu tempat.
BalasHapusAduuuuh bagus banget desain dan tata ruang toko bukunya. Setelah di Jakarta , kini Gramedia Jalma hadir di Semarang. Duuh semoga yaaa Gramedia Sukabumi juga didesain seperti konsep Gramedia Jalma.....biar saya makin betah saat main ke toko buku
BalasHapusWah menarik banget ini kalau banyak buku import. Karena biasanya dapetinnya sulit dan mahal juga. Tp kalo sudah disediakan gini kan memudahkan. Terus design penataannya juga keren bgt bikin yg suka buku akan betah lama2 disana
BalasHapusKalau Surabaya bakalan ada Gramedia Jalma juga gak sih?
BalasHapusSecara di sini paling besar tuh Gramedia Dyandra sama yang di daerah Jemursari
Hmm... jadi kangen aroma buku di toko ini
Ke sana ah besok mumpung weekend