Halo Kawan,

Kalian suka menggambar? Tertarik menjadi seorang ilustrator yang profesional?

Kali ini, profil Kenal Lebih Dekat di Ruang Aksara adalah Nita Candra. Nita yang berprofesi sebagai penulis buku, editor, penerjemah dan ilustrator kini tinggal di Yogyakarta bersama keluarga kecilnya.

Nita Candra, Ilustrator Otodidak Yang Menerbitkan Buku di Luar Negeri
Salah satu buku karya penulis dari Yunani

Karir Nita Candra diawali dengan menjadi penulis buku dan cerita anak di berbagai media massa. Sudah banyak buku anaknya yang diterbitkan penerbit ternama Indonesia. Diantaranya buku anak Misi Penyelamatan Kat (Tiga Ananda 2012), 10 Kisah Sahabat yang Dijamin Masuk Surga (Tiga Ananda, 2014),  serta buku 10 Cara Seru Meriahkan Kelasmu (Tiga Ananda, 2016). 

Ia juga memenangkan Lomba Gerakan Literasi Nasional yang diadakan oleh Kemdikbud tahun 2019. Bayangkan, buku yang menang di ajang tahunan bergengsi Kemdikbud ini ditulis dan diilustrasikan sendiri olehnya. Keren! 

Kawan-kawan pernah baca buku Nita?

Nita Candra, Ilustrator Otodidak Terbitkan Buku di Luar Negeri
Sketsa Nita Candra pada tahun 2015 diunggah di blog

Baca Juga: Festival Literasi Bacaan Anak Indonesia

Nita yang hobi menggambar ini senang sekali mengulik gambar-gambar ilustrator dari luar negeri untuk ia pelajari. Berbagai gaya ilustrasi karya ilustrator luar negeri ia ikuti dan pelajari. Apalagi, era internet ini sangat mudah menemukan karya para ilustrator ternama. Cukup buka website, youtube atau akun media sosial mereka seperti Instagram. 

Ia kerap membagikan hasil karyanya mengambar karya ilustrator ternama di Instagramnya. Juga menandai ilustratornya di gambar tersebut.

Nita yang tidak punya latar belakang pendidikan desain ini benar-benar belajar secara otodidak dari Youtube dan Instagram. Sering kan para artist dan ilustrator membagikan video step by step mengerjakan satu karya ilustrasi. Dengan tekun,  Nita mencontohnya.

Nita Candra, Ilustrator Otodidak Yang Menerbitkan Buku di Luar Negeri
Buku dengan kisah yang menyentuh 

Aku termasuk penikmat ilustrasi  Nita Candra di Instagram dan rajin mampir untuk melihat-lihat karyanya. Selalu takjub dengan kegigihan dan keuletan ibu dua remaja cowok ini berlatih. Ia sudah belajar menggambar sekitar 6 tahunan. Ia bahkan menemukan style gambar yang Nita banget setelah belajar 5 tahun. Wow.

Dulu, ia sering mengunggah sketsa berikut kisahnya di blog. Kalau kawan-kawan mengintip sketsanya di blog, pasti melihat betapa pesat perkembangan gambar  Nita saat ini. Ya,  Nita pekerja keras dan rajin belajar.


Nita Candra, Ilustrator Otodidak Terbitkan Buku di Luar Negeri
Buku Nita pemenang Lomba GLN 2019

Bagaimana ia terjun sebagai ilustrator buku luar negeri?

Awalnya ia suka melihat vlog dari dedek-dedek desainer grafis di Youtube.  Ia kerap melihat para desainer ini bekerja sama dengan klien di luar negeri. Nita jadi berpikir, untuk ilustrator ada tidak jobnya? 

Baca Juga: 5 Cara Ajarkan Anak Cinta Rasulullah

Ia pun mencari informasi. Ternyata, pekerjaan ilustrator banyak dibutuhkan untuk klien di luar negeri. Teman-teman ilustrator Indonesia banyak menawarkan jasanya di marketplace khusus. Salah satunya adalah fiverr.com. Ia pun memutuskan menawarkan karyanya di marketplace yang biasa diisi oleh para ilustrator Indonedia itu.

Apakah ia langsung terjun? Tentu tidak!

Nita Candra, Ilustrator Otodidak Terbitkan Buku di Luar Negeri
Instagram Nita Candra berisi karyanya

Sebelum menawarkan karyanya di Fiverr.com, Nita melakukan riset sekitar satu bulan untuk mempelajari sistem kerja di marketplace itu. Apa saja yang dibutuhkan? Bagaimana pergerakan marketingnya? Skill apa yang dibutuhkan klien? Mbak Nita pun ikut komunitas ilustrator dan belajar dari para senior yang duluan sukses di sana.

Oh, ternyata dibutuhkan skill menggambar digital. Maka, Nita pun berusaha mempelajarinya karena biasanya ia menggambar manual. Kalau ada kemauan di situ ada jalan, Nita berhasil menguasai teknik menggambar digital dalam waktu dua minggu saja. Ia pun membuat strategi marketing. Setelah bekalnya cukup, barulah ia terjun menawarkan karyanya pada klien di marketplace. Jadi, tips untuk kawan-kawan yang ingin terjun jadi ilustrator pro, biasakan riset dulu, jadi saat klien datang kita sudah siap.

Awalnya, ia ragu, adakah yang mempercayai dirinya sebagai ilustrator?

Kekhawatirannya tak beralasan. Tak disangka, satu per satu klien datang untuk memakai jasanya. Klien pertama datang tidak sampai sebulan ia melamar di Fiverr.com. Rasanya campur aduk ya antara senang tapi juga khawatir tidak bisa memenuhi keinginan kliennya.

Saat ini, Nita tak pernah lagi melamar pekerjaan di marketplace. Klien sudah datang sendiri. Setiap bulan, ia menerima email permintaan sekitar 20-30 naskah yang ingin digambarkan!

Nita Candra, Ilustrator Otodidak Yang Menerbitkan Buku di Luar Negeri
Buku Karya Pak Mathieu yang jago menggambar

Klien Nita kebanyakan dari Eropa dimana literacy habit-nya sudah tinggi. Bukan hanya membacakan buku tapi mereka sudah sampai pada tradisi menulis. Menulis sudah jadi hal biasa dan makanan sehari-hari. Klien tertua Nita sudah berusia 80 tahun yang ingin menulis cerita untuk anak-anaknya yang sudah dewasa. Kisah-kisah karya mereka sangat menyentuh. Ia takjub bagaimana mereka bisa menulis cerita seindah itu?

Kebanyakan, penulisnya menerbitkan naskahnya sendiri alias self publishing. Buku ini biasa dijual di Amazon dan Kindle. Berhubungan dengan orang luar membuka wawasan banget. Nita jadi paham bagaimana kebutuhan dan keinginan klien.

Ada bapak bernama Mathieu dari UK yang meminta dibuatkan ilustrasi untuk buku yang ia tulis untuk anaknya yang berumur 7 tahun. Bukunya berjudul The Boy and The Dragon. Pak Mathieu bahkan memberi contoh sketsa yang detail padanya. Nita sampai heran, mengapa Pak Mathieu tak menggambar sendiri saja? Gambarnya bagus! Tapi, Pak Mathieu suka style gambar Nita dan memercayakan ilustrasi bukunya pada Nita.


Nita Candra, Ilustrator Otodidak Yang Menerbitkan Buku di Luar Negeri
Salah satu karya ilustrasi Nita Candra

Tidak menyangka di masa pandemi dan tinggal di rumah saja, ia malah mendapatkan banyak klien.  Suatu anugerah tak ternilai. Itulah mengapa ia yakin profesi ilustrator dapat bertahan di masa ini. Menurut Nita, pandemi mengajarkan kita untuk adaptif, karena tertekan, kita jadi tahu kita punya sesuatu yang biasa ditekuni dan diasah.  Nita sampai tak percaya, ia bahkan harus menolak tawaran menggambar karena pesanan membludak! Sungguh, ia berterima kasih dengan para senior yang sudah berbagi lewat Youtube, buku, medsos, dan blog mereka.

Bagaimana waktu penerbitannya? Karena rata-rata self publishing, waktu terbitnya cepat ya. Dari memasukkan naskah sampai terbit paling lama sebulan. Bahkan ada yang lebih cepat,

Menurut Nita, kesempatan bekerja dengan penulis luar adalah pintu bagi dia untuk belajar. Tak hanya jadi ilustrator, tapi juga dapat bahan untuk mengetahui kebutuhan penulis dan pembaca di luar negeri. Impian Nita, Suatu saat nanti ia ingin menulis dan menggambar buku sendiri untuk diterbitkan di luar negeri.  Tapi untuk sekarang ia bahagia bisa berkolaborasi dengan para penulis berbakat ini. 


Nita Candra, Ilustrator Otodidak Terbitkan Buku di Luar Negeri
Buku Nita di penerbit nasional 

Apa yang dibutuhkan untuk jadi ilustrator seperti Nita Candra? Selain menguasai bahasa Inggris, ilustrator harus sabar dan berusaha memahami keinginan klien. Komunikasinya harus lancar dulu agar penulis dan ilustrator saling memahami. Soalnya, banyak klien yang sama sekali tak mengerti soal teknis bahkan soal mengedit naskah dan minta bantuan Nita. Ilustrator juga harus terus berusaha meningkatkan skill menggambarnya agar bisa memenuhi keinginan klien yang beragam.

Bagaimana soal fee? Mulai dari 150 ribu rupiah untuk  gambar yang paling sederhana hingga 700 ribu rupiah per halaman. Untuk sampul buku, ada tarif khusus dan Nita sedang belajar meningkatkan kemampuannya untuk membuat sampul buku. Wow, keren banget ya kawan-kawan sepak terjang Nita Candra menggeluti dunia ilustrasi yang dicintainya. Bagaimana dengan kalian? Ayo, mulai sekarang juga!

Sumber:

Talkshow Menerbitkan Buku di Luar Negeri

Festival Literasi Bacaan Anak Indonesia 2021