Menggunakan Teknik 5W 1H untuk Menulis Artikel di Blogmu


Halo Kawan, 

Sering bingung mau menulis tentang apa di blog? Informasi apa saja yang harus kita masukkan ke dalam tulisan? 


Penggunaan Teknik 5W 1H untuk Menulis Artikel di Blog


Tenang saja, ada solusinya ya, Kawan. Sudah punya ide ingin menulis topik apa? Nah, mulai deh mengulik topik ini lebih dalam ya. 


Untuk memudahkan menulis, kita bisa menggunakan Teknik 5W 1H. Teknik ini bisa jadi panduan dalam mengumpulkan informasi  untuk tulisan kita sehingga lebih lengkap. 


Teknik 5W 1H ini diperkenalkan oleh Rudyard Kipling (1865-1936), seorang novelis dan jurnalis dari Inggris. Ia lahir di Bombay, India pada tahun 1865 dan dikenal dengan karyanya yang legendaris The Jungle Book. Ia pernah meraih penghargaan Nobel di bidang literasi lho. 


Baca Juga: Etos Kerja Penulis Dunia


Oh iya, teknik ini bisa dipakai untuk penulisan apa saja. Tak hanya penulisan berita, tapi juga yang lain mulai dari karya ilmiah hingga cerpen dan novel yang notabene adalah fiksi. 



Rumus 5W dan 1H itu ditulis dalam bahasa Inggris. Tapi, dalam pelafalan Bahasa Indonesia untuk memudahkan para siswa mengingat biasanya menjadi ADIKSIMBA yaitu Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa dan Bagaimana. Ada yang ingat pelajaran ini di sekolah? Hehe.


What: Apa itu ?


Why: Mengapa hal tersebut dilakukan?


Where: Di mana itu dilaksanakan?


When: Kapan itu berlangsung? Dari kapan sampai kapan?


Who: Siapa yang menjadi pelaku?


How: Bagaimana cara pelaksanaannya?


Dengan menjawab 6 pertanyaaan diatas kita akan punya bahan yang cukup untuk bercerita dalam tulisan kita. 


Baca Juga: 5 Manfaat Menulis


Kita bisa mencari informasi lebih banyak tentang topik yang akan ditulis agar tulisan lebih kaya. Salah satu caranya dengan melakukan riset kecil-kecilan di mesin pencarian Google untuk membantu menjawab pertanyaan tadi. 


Ya, Penulis saat ini sangat dimudahkan dengan adanya internet ya, tinggal klik langsung dapat banyak informasi.


Tentu saja, menggali informasinya di website terpercaya ya. Misalnya kalian menulis tentang kosmetika aman. Selain berdasarkan pengalaman, kalian juga bisa menambahkan informasi apa itu kosmetik aman menurut para ahli atau badan terkait. Misalnya, kosmetik aman itu harus ada label dari BPPOM. 


Nah, buka deh website BPPOM untuk mendapatkan informasi lebih lengkap. Jangan lupa, Cantumkan sumber tulisan kita di bawah artikel. Dengan cara penulisan seperti ini, tulisan kita akan lebih kaya. Bagaimana, siap untuk praktik menulis?


Semoga jadi tahu, ya!


Dewi Rieka 

Ruang Aksara



Komentar

Popular Post

Life as Divorcee, Buku Solo Pertama Beauty Blogger Virly K.A

7 Rahasia Menulis Buku Biografi Yang Enak Dibaca dari Alberthiene Endah

Apa Beda Menulis Novel Cetak dan Novel Online? Temukan Ulasannya di Sini!

6 Tips Menulis Cerita Anak Yang Seru