Writing For Healing, Menulis Menyembuhkan Jiwamu

Sesungguhnya saat kita sendiri,
kita tidak sedang sendirian
(Wahyu Bramastyo)


Ya, kita kerap merasa sendirian.
Padahal, saat sendirian pun kita sebenarnya tidak sendiri. Ada diri kita yang menemani. Hanya saja, terkadang kita sibuk dengan apa yang terjadi di luar sana. Sehingga kita jarang berkomunikasi dengan diri sendiri. Kita jarang mendengarkan dan berdialog dengan diri sendiri. 


Writing For Healing bersama Wahyu Bramastyo di Semarang
Emosi yang terpendam menyebabkan stres 

Menulis, mengungkapkan apa yang kita rasakan. Hal yang kita tutupi dari orang lain akan membantu kepekaan dan membuat kita terhubung dengan inner voice. Inner voice yang sering menjadi hidden voice karena kita lebih memilih mendengarkan orang lain, kebisingan di luar daripada mendengarkan suara hati kita.

Baca lanjutannya di artikel Writing For Healing

Komentar

Popular Post

Life as Divorcee, Buku Solo Pertama Beauty Blogger Virly K.A

GPC Talk: Tips & Trik Menang Lomba GLN Kemdikbud dari Iwok Abqary

7 Rahasia Menulis Buku Biografi Yang Enak Dibaca dari Alberthiene Endah