Halo Kawan,

Bagi para orang tua yang suka membelikan buku anak Islami untuk buah hatinya tentu tidak asing lagi dengan nama Aan Wulandari, penulis cerita anak produktif yang berdomisili di Semarang bersama suami dan ketiga buah hatinya. Penulis asal Magelang ini sudah menulis puluhan buku anak yang juga laris manis di pasaran. Ia adalah sosok yang menginspirasiku agar tetap produktif untuk menulis. 

Aan Wulandari yang hobi fotografi ini sudah belajar menulis sejak tahun 2004. Hobi membaca membuatnya menjadi penulis buku anak yang imajinatif. Aan sudah menulis sekitar 100 judul buku yang kebanyakan berupa buku anak Islami. Salah satu bukunya, komik Sunah Itu Mudah bahkan diterbitkan dalam bahasa Jepang di Jepang, lho! Keren, ya.

Komik Surga Neraka karya Aan Wulandari

Beberapa waktu lalu, aku ikut kumpul-kumpul bulanan Komunitas Blogger Semarang Gandjel Rel dan IIDN Semarang di rumah Aan di Tembalang, Semarang Atas. Aku mendapat oleh-oleh buku komik Apa Itu Surga? Apa Itu Neraka?karyanya. Asyik! 

Nah, saat itu sebagai tuan rumah,  Aan Wulandari yang pernah aktif menjadi editor buku seri KKPK ini berbagi inspirasi tentang profesinya sebagai penulis buku anak. Aku sudah mengenalnya cukup lama dan hingga kini ia masih tetap produktif disela kesibukannya mengurus keluarga. Menurut Aan, proses menulis buku tidaklah terlalu lama. Yang lama justru proses mencari ide dan membuat model buku yang bagaimana.

Masa Pandemi Yang Berat untuk Semua

Saat pandemi Covid19 yang berlangsung dua tahun lamanya adalah salah satu saat yang cukup berat bagi para penulis termasuk dirinya. Saat pandemi, banyak penerbit kolaps. Naskah buku yang siap cetak banyak yang ditunda bahkan dibatalkan penerbitannya. 

Termasuk komik Surga Neraka pun dipending hingga dua tahun. Kalaupun ada yang terbit, biasanya dalam bentuk buku elektronik dan tidak dicetak. Ya, saat itu PPKM dan banyak percetakan tidak boleh beroperasi.

Review Komik Apa Itu Surga? Apa Itu Neraka? Karya Aan Wulandari
Kumpul dan sharing di rumah Aan Wulandari

Yang mengagumkan, saat pandemi penerbit-penerbit kecil malah bertahan karena pemasaran mereka kuat secara daring. Karena saat itu anak-anak sekolah daring di rumah, maka yang laku di pasaran saat pandemi adalah buku Iqra karena para orang tua mengajar anaknya sendiri. Buku-buku aktivitas pun laris manis.

Tema buku anak yang laku sepanjang masa di Indonesia adalah buku religi, karakter serta adab. Contohnya saja buku kisah Nabi dan Rasul serta sahabat nabi. Komik Sunah itu Mudah karyanya termasuk laris.

Review Komik Apa Itu Surga? Apa Itu Neraka? Karya Aan Wulandari
Blogger Gandjel Rel dan IIDN Semarang

Buku-buku dengan tema ini selalu terbit dengan berbagai kemasan. Walaupun topiknya sama, penulis buku anak harus kreatif mengemas bukunya agar lebih menarik dan disukai anak-anak. Penulis buku anak harus berani berinovasi. Misalnya, buku tema tauhid dan fiqih untuk anak sudah banyak karena itu perlu diferensiasi. 

Cari keunikan yang membedakan buku kita dengan buku-buku lain yang sudah terbit. Ingat, bukunya pun jangan terlalu menggurui karena tidak akan seru untuk dibaca anak-anak. Membosankan.

Bagaimana Mencari Ide Tulisan?

Menurut Aan, Kita bisa mendapat ide naskah buku dari bercengkrama dengan anak serta berdiskusi tentang banyak hal. Aan biasanya mendapat ide buku dari berbagai kajian yang diikutinya misalnya saja tentang tauhid. Nah, topik ini ia olah lagi idenya disertai riset dari buku-buku dan internet. 

Baca Juga: Komik Imaduddin Zaki

Hasil berdiskusi dan ngobrol dengan anak misalnya kita ngobrol tentang materi pelajaran sekolah anak. Misalnya metamorfosis. Kita bisa mencari fakta-fakta unik seputar metamorfosis dari buku dan internet lalu diolah menjadi cerita yang menghibur. Tema sains seperti alam semesta dan bumi termasuk yang laku di pasaran.  

Penulis Buku Anak Butuh Riset

Tahapan menulis Aan setelah mendapatkan ide yang menarik adalah memulai riset dengan buku-buku rujukan. Apalagi, ia menulis buku-buku anak Islami yang tentu saja rujukannya harus sahih dan terpercaya jadi ia mengoleksi buku-buku rujukan  seperti Kisah Para Nabi karya Imam Ibnu Katsir, misalnya.

Review Komik Apa Itu Surga? Apa Itu Neraka? Karya Aan Wulandari

Ia juga membandingkan ide sejenis, lalu menentukan gaya penulisan yang cocok untuk naskah kita dan tentu saja sebagai penulis harus banyak membaca.

Saat menawarkan ide naskah pada editor sebaiknya sudah dalam bentuk outline dan ada contoh satu cerita yang sudah jadi. Jadi, jangan hanya berupa proposal saja. Tuliskan kelebihan naskah kita dibandingkan buku-buku yang sudah terbit sebelumnya.  Setelah pandemi, Aan kian produktif menulis buku anak nih. Kalian bagaimana?

Ulasan Komik Apa Itu Surga? Apa Itu Neraka yang Seru dari Aan Wulandari

Alhamdulillah, setelah pandemi penerbitan buku pun kembali menggeliat. Komik surga dan neraka yang ditunda selama dua tahun akhirnya terbit. Banyak penerbit yang meminta naskah buku anak padanya sama seperti sebelum pandemi melanda. Nah, berikutnya aku akan membahas buku Apa Itu Surga? Apa Itu Neraka? Yang diterbitkan oleh Al-Kautsar Kids Jakarta. Buku-buku Aan banyak diterbitkan di Al Kautsar salah satunya 99 Nama Indah Allah yang berkali-kali cetak ulang.

Review Komik Apa Itu Surga? Apa Itu Neraka? Karya Aan Wulandari
Bagian dalam komik 

Komik setebal 140 halaman ini terdiri dari 16 cerita tentang indahnya surga dan menakutkannya neraka. Ilustrasinya digambar dengan apik oleh Wawan Kungkang.

Tapi, tidak seperti komik neraka yang angkatan jadul baca saat SD dan bikin trauma, komik karya Aan dikemas dengan seru dan menarik anak untuk membacanya. Tokoh komiknya ada dua kakak-beradik Arsyad dan Amirah yang ceria. Ada juga tokoh Ustadz Alka yang humoris.

Komik ini seperti yang disebutkan dalam kata pengantar dari penulis, untuk memperkenalkan konsep surga dan neraka dari sumber yang sahih pada anak. Jadi, anak-anak dan orang tua akan semakin bersemangat untuk masuk surga dan berusaha menjauhi neraka setelah membaca buku ini. komik ini dibagi dua bagian tentang surga dan neraka.

Kampung Akhirat

Cerita pertama berjudul Kampung Akhirat, diceritakan bagaimana Amirah sedih karena kakeknya sakit. Ia takut kakeknya meninggal dunia. Tapi, Asryadmeledeknya. Ustadz Alka lalu menceritakan tentang kampung akhirat sebagai tempat peristirahatan terakhir. Bahwa setiap makhluk hidup akan mati dan tak perlu khawatir asal amalannya bagus akan ke surga. Amirah lalu terhibur mendengar cerita Ustadz dan senang saat teman-teman mendoakan kesembuhan kakeknya. 


Review Komik Apa Itu Surga? Apa Itu Neraka? Karya Aan Wulandari

Buah-Buahan di Surga

Ada juga cerita berjudul Buah-Buahan di Surga. Saat wisata ke Firdaus Park, Ustadz Alka menceritakan tentang buah-buahan di surga yang bebas dipilih sesukanya dan mudah dipetik. Anak-anak jadi berimajinasi betapa menyenangkannya surga itu.

Kampung Penderitaan

Nah, cerita di bagian neraka berjudul Kampung Penderitaan. Suatu hari, Arsyad ikut Ayahnya ke daerah kekeringan. Arsyad tersiksa karena udaranya panas dan susah sekali mendapatkan air minum. Ayah lalu bercerita, bahwa di neraka keadaannya jauh lebih mengerikan daripada daerah itu. Arsyad yang biasanya suka bercanda jadi termenung.

Kisah surga dan neraka dalam buku ini diceritakan dengan berbagai perumpamaan sehingga mudah dimengerti pembaca usia TK dan SD. Juga tak membuat pembaca ketakutan melihat gambar seramnya neraka.

Pada cerita Makanan dan Minuman di Neraka, penulis memberi contoh Arsyad tak sengaja minum air panas lalu Ibu menceritakan bagaimana penghuni neraka hanya minum air super panas dan makanan berduri. Anak-anak lebih mengerti bagaimana indahnya surga dan ngerinya neraka.

Selain itu, buku ini dilengkap berbagai hadist dan potongan ayat yang sesuai dengan kisah yang diceritakan penulis. Lengkap, bukan? Komik seharga Rp63.000 dan full colour ini bisa kalian beli di toko buku daring ataupun luring di Indonesia.  Selamat membaca ya!

Judul Buku: Apa Itu Surga? Apa Itu Neraka?

Format: Softcover

Jumlah Hal: 140 Halaman

Penerbit: Al Kautsar Kids

Penulis: Aan Wulandari

Komikus: Wawan Kungkang

Tahun Terbit: April 2022

Harga: Rp63.000,-