Halo Kawan,

Kamu sudah nonton drama Korea It's Okay Not To Be Okay yang bikin baper?


Dikisahkan, Penulis Ko adalah penulis buku dongeng laris yang berkepribadian anti sosial dan dingin bertemu dengan seorang perawat muda Moon Gang Tae dan Moon Sang Tae, kakaknya yang autis. Kedua bersaudara ini selama bertahun-tahun selalu melarikan diri dari kupu-kupu  yang mengganggu tidur Sang Tae.


Tips Mudah Menulis Dongeng
Drama Korea It's Okay Not To Be Okay


Drama yang menarik ceritanya dan banyak membahas tentang kesehatan mental serta efek pengasuhan yang buruk bagi anak oleh orang tuanya. 


Selain cerita dramanya yang unik, aku tertarik dengan buku dongeng karya Penulis Ko Moon Young ini. Jadi, di dalam drama ini bertebaran dongeng-dongeng yang ditulis oleh Penulis Ko.


Baca Juga: Blogging With Heart


Semua buku dongengnya bertema dark gitu kesannya sesuai kepribadiannya yang sedikit kejam dan dingin. Dua judul bukunya diantaranya Anak Lelaki yang Penuh Ketakutan dan Kisah Hidup Zombie. Isinya sama sekali jauh berbeda dengan dongeng yang biasa kita bacakan untuk anak-anak seperti dongeng Princess dan lainnya yang berkesan indah dan ceria. 


Tips Mudah Menulis Dongeng
Karakter di buku dongeng Penulis Ko

Kemarin, aku baca sebuah artikel di media online, dongeng-dongeng yang dalam drama ini beneran lho diterbitkan! Seru ya, kita bisa membaca buku dongeng terbaru Penulis Ko di dramanya yaitu Mencari Jati Diri. Seru banget nih penulis cerita drama ini, tak hanya menghasilkan drama laris tapi juga mendadak memiliki beberapa buku dongeng! Iri deh!

Apa sih sebenarnya dongeng itu?


Dongeng adalah bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi.


Dongeng berbeda dengan cerita anak sehari-hari yang biasanya terjadi di masa sekarang. Dongeng biasanya dikisahkan terjadi pada masa lampau ya. Ingat dongeng Grimm yang hits dengan Si Tudung Merah, Rapunzel, dan lainnya? 


Ada banyak jenis dongeng, masih  ingat tidak? 


Tips Mudah Menulis Dongeng


Berikut ini sebagian dari jenis-jenis dongeng:


1. Fabel, dongeng tentang hewan yang bisa berbicara layaknya manusia.

2. Legenda, dongeng yang menceritakan asal-usul suatu tempat atau kejadian. Misalnya dongeng Tangkuban Perahu. 

3. Sage, dongeng tentang kepahlawanan seseorang. Seperti cerita Patih Gajah Mada.

4. Cerita Daerah, dongeng yang tumbuh di suatu daerah dan jadi cerita turun-temurun.

5. Mite, dongeng tentang hal gaib seperti peri, dewa. 


Apakah kamu suka membaca dongeng?


Apapun jenisnya, membaca dongeng memang menyenangkan ya. Tak hanya disukai anak-anak tapi juga orang dewasa, semua suka dongeng. Kita seolah dibawa berkelana ke dunia fantasi yang menyenangkan.


Kalian juga bisa lho belajar menulis dongeng. Nah, aku bagikan beberapa tips menulis dongeng?


1. Pilih dulu jenis dongeng apa yang ingin kamu tulis. Apakah berbentuk legenda, mite atau lainnya? 


2. Tentukan usia pembaca dongengmu. Jika pembacanya usia TK dan SD, dongeng fabel akan menghibur mereka.


3. Cari ide ceritamu 


Kamu bisa mengamati sekelilingmu, apa pun bisa menjadi ide. Nonton televisi atau channel YouTube kesukaanmu. 


Kamu bisa membaca buku ensiklopedia hewan untuk mencari tahu keunikan hewan. Misalnya kuda Nil suka berendam di lumpur. Mungkin hal ini bisa jadi ide untuk dongengmu? 


4. Buatlah tokoh dengan karakter yang unik dan apa yang menjadi tujuan hidupnya. Apa yang si tokoh inginkan? Misalnya undur-undur yang ingin jadi pemimpin baris-berbaris. Unik, kan?


5. Beri nama tokohmu yang unik dan mudah diingat. Ya, Kita bisa membuat namanya dari sikap atau perilaku yang mencerminkan namanya. 


Misalnya Pangeran Gurau, diambil dari tingkahnya yang suka bergurau dan konyol ya. Kamu bisa mengecek kamus KBBI online untuk menemukan nama yang cocok. Jangan beri nama yang terlalu sulit hingga pembaca sulit mengingatnya hehe.


Baca Juga: Tentang Ruang Aksara


6. Tentukan konflik yang dihadapi tokoh utama. Nah, kamu sudah membuat tokoh dan karakter uniknya, namanya pun sudah ada. 


Kalian tahu kan setiap tokoh di buku cerita atau film pasti menghadapi konflik. Menghadapi masalah. Inilah yang membuat cerita akan seru. Kalau tak ada konflik, ceritanya bakal datar dong! Huhu.


Tips Mudah Menulis Dongeng

Sekarang, kamu buat konflik yang dihadapi sang tokoh. Apa masalah dan rintangan yang dihadapinya? 


Pada tokoh undur-undur tadi, ia ingin jadi pemimpin tim baris-berbaris tapi rintangannya adalah ia kan berjalan mundur? Apa yang harus ia lakukan? Rintangan ini menjadi konflik yang membuat dongengmu makin menarik. 


7. Tentukan alur ceritanya


Ya, kamu sudah membuat konflik untuk dongengmu. Sekarang, putar otak untuk menemukan cara si tokoh keluar dari masalah. Apa solusi untuk undur-undur? Hehe. Solusi yang kamu buat akan menjadi alur cerita dongengku.


8. Membuat setting


Salah satu hal menyenangkan dari menulis dongeng adalah kita bebas berimajinask termasuk dalam membuat setting tempat dan waktu dalam dongeng kita. Kamu suka cokelat? Kamu bisa membuat setting dongengmu di Negara Cokelat, akkk, seru! 


9. Tulislah ceritamu


Sekarang waktunya untuk menulis ceritamu. Kalian bisa menulis dengan bantuan gambar dari buku atau gambar yang kamu buat sendiri. 


10. Edit ceritamu


Setelah selesai menulis, simpanlah dobgengmu dua tiga hari. Setelah itu, kamu bisa kembali membaca karyamu dan mulai melakukan swasunting atau mengeditnya. Kamu jiga bisa membacakannya pada teman atau saudara untuk mendapat masukan tentang dongengmu.


11. Kirimkan ke media massa


Jika sudah selesai ditulis, carilah informasi media massa mana yang bisa menerima dongeng karyamu, lengkapi persyaratannya dan kirimkan!


Selamat menulis dongeng!