Halo Kawan,

Mulai bulan Agustus 2021, Ruang Aksara mengisi kelas menulis rutin di SD Assalamah Ungaran, Kabupaten Semarang. Kelas Menulis yang menjadi bagian dari ekstrakurikuler SD Assalamah ini diadakan secara daring di Google Meet setiap hari Jumat pukul 10.00-11.00 WIB.


Keseruan Webinar Literasi di SDIT Assalamah Ungaran

Para anggota kelas menulis akan belajar menulis cerita pendek, dongeng, dan lainnya. Setiap pertemuan daring akan diisi dengan read aloud buku cerita lalu anak-anak diajak mengkaji isi buku misalnya menceritakan isi buku dengan bahasa sendiri, menceritakan tentang karakter tokohnya dan sebagainya. Setelah itu, tugas menulis minggu sebelumnya akan dibahas bersama. Anak-anak dianjurkan untuk rajin menulis catatan harian agar lebih lancar menuangkan pikiran, ide dan imajinasi dalam tulisan. 


Materinya bermacam-macam mulai dari mencari ide, berimajinasi dan lainnya. Anak-anak juga diajak melakukan permainan bersama-sama seperti cerita berantai, merangkai kata dan permainan seru lainnya. 


Kebayang deh kalau suatu saat nanti bisa belajar menulis tatap muka bakal lebih seru ya. Bu Dedew akan mengajak anak-anak menonton film pendek, membuat majalah dinding dan mewawancarai narasumber. Kita bisa berkunjung ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Semarang. 


Semoga kelasnya selalu seru ya biar para anggota makin semangat untuk belajar. Nah, hari Jumat lalu tepatnya 29 Oktober 2021. Aku diundang sebagai pembicara di event Webinar Literasi dan Penganugerahan Assa Edu Competition 2021. Acara yang diadakan oleh Yayasan Assalamah Ungaran dan SDIT Assalamah Ungaran ini untuk memeriahkan Bulan dan Sastra Indonesia di Bulan Oktober. 


Keseruan Webinar Literasi di SDIT Assalamah Ungaran
Meriah sekali ya webinarnya

Oh iya, dalam rangka bulan bahasa pula SDIT Assalamah  mengadakan Assa Edu Competition 2021 yang terdiri dari berbagai lomba diantaranya Lomba Video Reels IG, Lomba Mengarang Cerita Anak, hingga Lomba Vlog Aksiku dan Lomba Baca Puisi. Tak disangka pesertanya membludak bahkan hingga siswa dari SD di Lampung pun ikut meramaikan lomba ini. Di acara webinar inilah video para pemenang ditampilkan dan diumumkan pula para pemenangnya. 

Webinar yang diikuti oleh sekitar 500 siswa, guru dan orang tua ini memang meriah sekali lho. Dipandu oleh Kak Jazila Kamila sebagai pembawa acara. Pembicara pertama adalah Ibu Siti Nuryati, S.pd.i kepala sekolah SDIT Assalamah Ungaran membawakan tema membangun generasi mandiri, kreatif, dan berakhlak mulia. Hadir pula Pak Katon Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang menyemangati anak-anak untuk berliterasi. 


Alhamdulillah, hari itu aku bisa berbagi materi tentang Imajinasi, Inspirasi, Jadi Kreasi. Sebelum memulai materi, aku membacakan buku cerita Pohon Kesayangan Daru karya Yuniar Khairani dan Mira Widhayati. Penerbit Kanisius tahun 2017. Anak-anak antusias mendengarkan ceritanya, Alhamdulillah. 


Baca Juga: Tentang Read Aloud


Siang itu, aku menceritakan bagaimana dari ide-ide yang ada di pikiran kita bisa menjadi tulisan yang bermanfaat. Menulis adalah menuangkan gagasan, ide dan pendapat dalam sebuah tulisan. Walau dianggap aktivitas menguras otak dan bikin capek ternyata banyak yang ingin jadi penulis! 


Tak mesti bercita-cita jadi penulis untuk mulai belajar menulis karena menulis adalah life skill yang dibutuhkan setiap orang. Profesi apapun kelak, keahlian menulis bisa bermanfaat untuk kalian. 


Keseruan Webinar Literasi di SDIT Assalamah Ungaran
Aturan dasar penulis tidak boleh menjiplak

Profesi penulispun luas banget mulai dari penulis skenario, penulis buku non fiksi, penulis buku anak, novelis, komikus, hingga wartawan dan copy writer. Banyak peluang seru untuk ditekuni kan! 


Aku juga berbagi tentang asyiknya menulis diantaranya:


Menulis bikin kita cerdas 

Ya, menulis bikin kita makin pintar rena setiap menulis kita harus mencari bahan untuk referensi dan otomatis ilmu kita bertambah. 


Menulis membantu tugas sekolah

Mulai SD hingga kuliah kelak tugas membuat makalah dan laporan akan selalu ada. Kalau kita punya kemampuan menulis yang baik maka akan memudahkan kita menempuh studi ya. 


Menulis bikin kita bebas berimajinasi 

Ya, kita bisa mewujudkan imajinasi kita dengan menulis. Tahu kan kisah para pahlawan Marvel yang fenomenal dan sudah difilmkan dengan laba ratusan juta dollar semua berasal dari imajinasi komikus Stan Lee dan Martin Goodman di Marvel Comic. Wow. 


Menulis bikin hati lega

Ingin berkeluh-kesah dan curhat tapi malas kalau malah digosipkan sama teman yang ember bocor? Yuk, menulis saja. Tulis keluh-kesahmu di diari atau ponsel, luapkan segala perasaan kesal, sedih, jengkel dan lainnya agar perasaanmu lebih lega. 


Menulis bikin kita berprestasi dan punya karya

Banyak anak dan remaja yang mengukir prestasi lewat menulis. contohnya ada Zaskia Talita Sasikirani siswa SMP negeri di Semarang yang meraih puluhan prestasi baik tingkat kotamadya, provinsi hingga nasional lewat menulis. Zaskia tak hanya mengoleksi penghargaan tapi juga telah menulis beberapa buku antologi dan solo. Keren! 


Keseruan Webinar Literasi di SDIT Assalamah Ungaran

Selain Zaski, aku juga menceritakan kisah para remaja sukses meraih impian lewat menulis diantaranya Kak Muthia F. Khairunnisa, Albert Ghana, hingga Rifli Mubarak. Nanti aku bahas mereka di artikel selanjutnya ya. 

Menambah pahala

Tahu kan kalau ilmu bermanfaat bisa menjadi amal jariyah bagi kita walaupun telah tiada kelak? Nah, dengan menuliskan hal yang bermanfaat bagi pembaca bisa menjadi amal dan pahala untuk penulisnya. 


Ternyata menulis itu mengasyikkan dan banyak manfaatnya ya. Biar lebih meriah aku mengajak peserta untuk berimajinasi apa yang akan mereka lakukan jika punya satu kekuatan super? Hehe. Ternyata tulisannya pada seru! Sampai bingung memilih yang mana bakal dapat buku cerita Resign Jadi Kpopers karya Nailah. Alhamdulillah, acaranya berlangsung meriah. Semoga kalian makin semangat berkarya dan berprestasi ya!