Bang Odi: Jadi Pembicara Nggak Harus Lucu, Cerita Ultah Ke-8 Gandjel Rel

Halo Kawan,

Bahagia banget, bulan  Februari adalah bulan kelahiran Komunitas Blogger Semarang Gandjel Rel ke-8 tepatnya tanggal 22 Februari.

Acara syukuran ultah Gandjel Rel ini bertema Dari Penulis Menjadi Pembicara. Ide tema ini didapat ketika para mimin GR berkumpul untuk diskusi eh ngerumpi di sebuah kafe di Semarang. 

Bang Odi, Jadi Pembicara Nggak Harus Lucu. Cerita dari Ultah Ke-8 Gandjel Rel
Bang Odi in action

Ya, sebagai blogger, teman-teman Gandjel Rel sering diundang untuk menjadi pembicara baik secara daring ataupun luring. Biasanya, para blogger diminta untuk mengisi acara seputar kepenulisan dan topik lainnya. Jadi, sekarang blogger tak hanya duduk di belakang meja, melamun cari ide untuk artikel di blog tapi juga harus tampil berbicara di depan umum. Apakah kalian siap, GRes? Nah, untuk menjadi seorang pembicara yang tampil keren di depan umum tentu saja seseorang harus menguasai teknik public speaking yang baik, ya Kawan.

Menulis VS Berbicara depan Umum

Untuk itulah, Gandjel Rel selalu berusaha mendorong para anggota untuk berani dan terbiasa tampil berbicara di depan umum. Diantaranya, mengajak para anggota tampil untuk sharing di IG Live atau sharing ilmu saat kopdar bulanan luring berlangsung. Diharapkan, para blogger Gandjel Rel nggak hanya piawai ngeblog tapi juga lihai berbicara di depan umum. Paket komplet, bukan? Hehe. 

Baca Juga: Postingan Viral & Jejak Digital

Bang Odi, Jadi Pembicara Nggak Harus Lucu. Cerita dari Ultah Ke-8 Gandjel Rel

Untuk memeriahkan ultah GR, sebagai pemanasan diadakan lomba blog yang bertema sama yaitu Menulis VS Berbicara di Depan Umum. Lomba blog ini dibuka untuk umum dan pesertanya tak disangka banyak lho. Terima kasih ya untuk para peserta lomba.

Bang Odi, Jadi Pembicara Nggak Harus Lucu. Cerita dari Ultah Ke-8 Gandjel Rel
Mimin GR Bersama Bang Odi yang keren 

Acara syukuran ultah Gandjel Rel diadakan 25 Februari 2023 di Warung Kopi Alam Semarang. Sekitar 30 anggota GR ramai mengenakan batik cantik dengan wajah sumringah. Acara dipandu oleh MC Norma Fitriana yang seru, khusus didatangkan dari Pekalongan.  

Bang Odi: Jadi Pembicara Nggak Harus Lucu, Cerita Ultah Ke-8 Gandjel Rel
MC seru Norma 

Pengisi acara ultah kami hari itu adalah Dodi Susetiadi yang akrab disapa Bang Odi. Bang Odi sudah akrab dengan Gandjel Rel sejak komunitas ini berdiri lho! Bang Odi beberapa kali memandu acara di Gandjel Rel. Kemarin, Bang Odi khusus memakai baju pink kotak-kotak yang sama dengan yang dipakainya saat nge-MC di acara ultah pertama GR. Wow, kiyowooo!

Kenal Lebih Dekat dengan Bang Odi

Bang Odi adalah penyiar beken di Radio Imelda FM Semarang sejak 2008, Kawan. Ia pernah bekerja sebagai announcer dan music director di ProAlma FM, radio kampus UNDIP.  Pengalamannya pun bejibun. Sejak SMA, ia sudah sering didaulat menjadi MC, keren banget ya! Ia juga pernah menjadi seorang music director dan script writer. Tak hanya itu, Bang Odi juga berprofesi sebagai VO (voice over) talent dan podcaster. Wow, banyak ya profesinya Bang Odi!

Bang Odi, Jadi Pembicara Nggak Harus Lucu. Cerita dari Ultah Ke-8 Gandjel Rel
Pemenang Lomba IG

Bang Odi juga berpengalaman sebagai mentor public speaking untuk anak dan aktif mengajar public speaking bagi kaum difabel di Roemah Difabel Semarang sejak 2020. Wow, keren banget ya pencapaian Bang Odi.

Kali ini, Bang Odi mengisi materi yang dibutuhkan para blogger Semarang yaitu tentang public speaking. Temanya pun keren yaitu Dari Penulis Menjadi Pembicara. Beruntung banget kan para anggota GR yang hadir hari itu bisa mendapat ilmu public speaking dari ahlinya. Horee! 

Baca Juga: Membacakan Nyaring Buku

Dari Penulis Menjadi Pembicara

Uniknya, sebelum memberikan materi, Bang Odi mengajak para peserta untuk bermain. Seperti yang kukhawatirkan, semua peserta harus tampil berbicara di depan. Haha, aku termasuk yang grogi banget kalau berbicara di depan umum. Parah sih. 

Bang Odi: Jadi Pembicara Nggak Harus Lucu, Cerita Ultah Ke-8 Gandjel Rel
Martha pemenang lomba blog

Selain semua peserta harus memperkenalkan diri sesuai abjad yang didapat, kita juga harus menjawab pertanyaan dari Bang Odi dan teman lainnya. Aduh, berasa diospek! Yang grogian langsung keringat dingin nih! Seru dan kocak deh permainannya. Semua peserta dipaksa untuk maju dan berbicara. Hihi.

Bang Odi, Jadi Pembicara Nggak Harus Lucu. Cerita dari Ultah Ke-8 Gandjel Rel
Ultah Blogger Gandjel Rel Ke-8

Selanjutnya, baru deh Bang Odi membagikan materi untuk kami. Menurut Bang Odi, ada persamaan dan perbedaan antara pembicara dan blogger. Apa saja persamaannya?

Persamaan Blogger dan Pembicara. Sama-sama punya bekal dan siklus yang sama yaitu:

1.       1. Mencari referensi, lewat baca buku, observasi dan lainnya.

2.       2. Menulis sesuai topik yang akan dibahas.

3.       3. Simulasi, Latihan.

4.       4. Praktik.

5.       5. Evaluasi, agar hasilnya semakin baik.

Perbedaan Blogger dan Pembicara? Kita mempunyai cara eksekusi yang berbeda.

1.    1. Blogger berekspresi lewat tulisan, sedangkan pembicara lewat lisan.

2.    2. Cara baca naskah berbeda. Blogger biasanya dibaca dalam hati sedangkan pembicara harus nyaring.

3.  3. Teknik penyampaian berbeda. Blogger menyampaikan pendapat dengan tulisan yang tertata ejaannya sedangkan pembicara mengutamakan vokal dan gestur.

Bagaimana menjadi pembicara yang baik dan ideal?

Ada peserta yang bilang pembicara yang baik harus menguasai materi atau topik yang dibawakan dengan baik. Menurut pakar komunikasi, tak hanya materi yang dibawakan yang penting tapi bagaimana cara dan pendekatan pembicara.

Beberapa kualifikasi yang harus dimiliki pembicara adalah:

1.       1. Memiliki positive vibes. Penonton pasti merasa klik dengan pembicara yang memiliki aura positif, terbuka, ramah dan mudah akrab dibandingkan dengan pembicara yang nampak judes, ya.

2.          2. Efektif dan efisien.

3.          3. Dinamis dan tidak monoton jadi penonton tidak bosan.

4.           4. Bersikap terbuka.

5.           5. Transfer of knowledge.

Modal Penting Jadi Pembicara:

Modal utama atau primer jadi pembicara diantaranya:

1.       Pembicara harus menguasai materi dengan baik, jadi saat menjelaskan dan diberikan pertanyaan oleh peserta bisa lancar menjawab.

2.       Pembicara harus paham audiens, itulah pentingnya riset sebelum tampil. Pembicara harus tahu siapa penontonnya, penonton anak-anak dengan remaja, tentu beda cara menyajikan materinya. Membawakan materi harus sesuai penonton kita.

3.       Interaksi aktif. Ya, pembicara harus aktif berinteraksi dengan penonton agar mereka tak bosan.

4.       Yakin dan percaya diri. Kalau pembicaranya terlihat grogi dan tidak pede, penonton jadi susah menerima materi yang kita sampaikan ya.

Nah, itu dia modal utama jadi pembicara. Hal-hal di atas yang perlu kita siapkan saat menjadi pembicara. Jangan lupa rajin latihan ya. Bang Odi juga berbagi pengalamannya sebagai MC, bagaimana groginya ketika harus berbicara di depan pejabat penting Jateng seperti Pak Ganjar Pranowo. Ia juga grogi ketika menghadapi anak-anak SMK yang kurang responsif di sebuah acara.

Oke, setelah memiliki modal diatas barulah kita belajar hal sekunder untuk menjadi pembicara. Diantaranya belajar tentang teknik vokal, teknik pernapasan, bagaimana bahasa tubuh dan penampilan yang cocok untuk menjadi pembicara. Hal-hal ini bisa kita pelajari sambil jalan. Penampilan kita akan semakin baik  dan prima jika menguasai empat hal di atas.

Bang Odi, Jadi Pembicara Nggak Harus Lucu. Cerita dari Ultah Ke-8 Gandjel Rel
Blogger Gandjel Rel Semarang

Sedangkan menjadi pembicara yang fun dan humoris, adalah modal tersier bagi pembicara. Ya, menurut Bang Odi jadi pembicara nggak harus lucu ala pemain stand up comedy. Keahlian melucu ini akan meningkat seiring bertambahnya jam terbang kita untuk tampil. Jadi, kalian tak usah memaksakan diri untuk terlihat lucu dan fun saat tampil. Nanti malah jadi garing, kan?

Terakhir, Bang Odi berpesan, menjadi pembicara bukan berarti TAHU SEGALANYA. Daripada SOK TAHU, mending bilang BELUM TAHU jika ada pertanyaan yang tak kita ketahui jawabannya saat menjadi pembicara. Kalian bisa mencari jawabannya setelah acara dan mengontak si penanya untuk menjawab pertanyaannya, ya. 

Nah, itu dia materi bergizi yang dibawakan Bang Odi saat ultah Gandjel Rel. Terima kasih banyak, Bang Odi! Sukses selalu dan terus menginspirasi. Selamat ulang tahun, Blogger Gandjel Rel Semarang! Yuk, Ngeblog Ben Rak Ngganjel!

Sumber Foto: Archa Bella, Muna Sungkar dan Ika Puspita Sari.

 

Posting Komentar

27 Komentar

  1. Waaaaaahhhhh terima kasih mbak Dedew dan teman-teman blogger Gandjel Rel sudah diundang meramaikan ultah ke-8. Senang banget juga bisa sharing pengalaman bersama teman-teman blogger πŸ₯³

    BalasHapus
  2. Setuju mba, malah menurutku berat jadi pembicara selain memang harus ngulas materinya jg harus latihan, menguasai panggung dsb yang akhirnya aku lebih suka menulis hahaha

    BalasHapus
  3. Menjadi pembicara itu nggak mudah huhuhu mesti tetap terus latihan, kuasai materi. Apalagi menguasai panggung, butuh latihan yang rutin ya mbak. Seru banget nih ilmu dari Bang Odi, saya jadi tambah tahu seputar jadi pembicara. Eniwei, selamat ulang tahun Gandjel Rel, semoga makin eksis dan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi member. Boleh nih mbak kolab dengan KEB Solo ^^

    BalasHapus
  4. seru dan aktif sekali ya Gandjel rel ini, selalu ada saja kegiatan yang menambah skill terutama dalam hal menjadi pembicara memang bukan hal yg mudah, butuh jam terbang yang kontinyu agar fun dan asiknya tuh tampil secara natural

    BalasHapus
  5. Hua seruuu.. aku jg termasuk yg grogi kalau tampil tapi mau nggak mau terpaksa bbrp kali hihi. Iyaya dengan menguasai materi aku jg merasakan ada power untuk berbicara menyampaikan materi yg diminta. Bagus banget acaranya ini. Met milad blogger gandjel rel😍

    BalasHapus
  6. Wah, selamat ulang tahun gandjel rel... Seru banget acaranya... Makasih juga sharing materinya, saya banget paling takut public speaking, huhu...

    BalasHapus
  7. Selamat ultah buat Gandjel Rel. Semoga panjang umur dan selalu menjadi inspirasi bagi para anggotanya. Jaya selalu!

    Ada banyak ilmu bermanfaat seputar tampil berbicara yang aku dapat di sini, semoga bisa kupraktekkan. Tfs Mbak Dewi.

    BalasHapus
  8. Wah seru banget. Sayang kemarin aku gak bisa ikut hadir di acara ultahnya Gandjel Rel Semarang.

    BalasHapus
  9. Keringat dingin deh rasanya ketika harus berada di hadapan banyak orang. Lutut langsung lemes juga hehehee... Semoga aja dengan tips yang diberikan Bang Odi, makin pede ketika diminta menjadi pembicara ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat ulang tahunGandjel Rel duh namanya lucuu banget...seruu yaa acaranyaa kebayang kemeriahannya ...

      Hapus
  10. Aku introvert tapi ketika persentase aku sukaaaaa tapi gak bisa becanda juga sih di depan orang baca hehe. Sudah lama sekali gak bisa join jd pembicara depan orang banyak semoga suatu saat bisa memulai lagi. Sekarang cukup jadi Blogger dulu hehe

    BalasHapus
  11. Super pecaaah acara ultah GR. Selamat ultah ya GR, semoga makin sukses dan berkembang. Bang Odi nih kaya ngospek deh, menantang para blogger yang biasa di balik layar jadi berani tampil bicara di depan umum wkwkk. Jadi makin terasak public speakingnya.

    BalasHapus
  12. Aaaaaah.. met ultah GANDJEL REL SEMARANG
    keren kereeeen... aku kok tak dicolek ikutan lomba blog hiks hikssss.... aku kan pengen ikutan juga :(

    anyway selamat sekali lagi, aku suka nih baca ilmu kang Odi - dan keseruan ultahnya. Pan kapan kalo milad aku datang yaaa

    BalasHapus
  13. Seru banget acaranya! jadi GR nih rutin ya mbak bikin acara dengan pengisi materi para member gitu?
    btw nice tips Bang Odi! bener juga yaa, mending jujur kalau nggak tahu drpd2 kan yaa..

    BalasHapus
  14. Selamat ulang tahun buat komunitas Gandjel Rel sukses dan jaya selalu. Pembicaranya keren nih, tentang public speaking. Blogger juga penting banget bisa bicara di depan umum, siapa tahu diundang jadi pembicara untuk bahas dunia blogging.

    BalasHapus
  15. Iya nih
    Banyak yang maksa harus lucu
    Padahal enggak semua butuh kelucuan
    Kalau saya sih butuh keseriusan yang dibawakan dengan santai

    BalasHapus
  16. Selamat Ulang Tahun Gandjel.Rel, semoga makin bermanfaat bagi banyak orang...namanya unik ya? Kenapa di namakan Gandjel Rel mak?

    BalasHapus
  17. Aku juga bukan termasuk orang yang pintar ngomong sih. Kadang suka takut kebablasan ngomong eh jadi melebar terus orang dengerinnya malah menguap ngantuk wkwkw... Paling bener memang ada pengarahan seperti ini ya dari Bang Odi.

    BalasHapus
  18. Keahlian melucu ini akan meningkat seiring bertambahnya jam terbang kita untuk tampil. Yang ini setujuu. Komedi betul jadi kebutuhan tersier ya, apalagi untuk pemula. Soalnya kalau berpikir harus lucu, yang ada malah takut gak menguasai apa yang harus disampaikan. Kan malah salah fokus yaa πŸ˜…πŸ˜…

    BalasHapus
  19. aku setuju sih, karena gak semua pembicara itu harus lucu karena ini akan balik lagi ke materi apa yang akan disampaikan. Selain itu juga ada audiencenya, apakah iya jika dibawakan harus lucu akan lebih menarik? Btw selamat ultah untuk Gandjel Rel, semoga selalu menebarkan hal positif dalam dunia digital.

    BalasHapus
  20. Nah ini mba kadang aku gugup duluan dan pas ngomong berasa garing kayak gk ada yg denger jadi lbih gugup lagi deh mesti banget belajar lebih banyak ttg tehnik publik speaking

    BalasHapus
  21. Ngebayangin keseruan acaranya apalagi sampai harus maju satu-satu, ini kalau aku udah keringet dingin. Jujur aja, sulit ngomong di depan banyak orang, jangankan secara langsung, live aja ngomongnya belibet padahal sudah latihan.

    BalasHapus
  22. Menjadi pembicara yang memikat audience ini gak mudah.
    Dan setelah membaca artikel kak Dewi, aku jadi semangat untuk terus memperkaya diri dan pengalaman. Karena blogger juga kudu bisa tampil sebagai pembicara.

    BalasHapus
  23. Dari dulu aku pengen belajar public speaking supaya bisa piawai jadi pembicara xixixi. Pinter ngomong di depan orang banyak itu modal sukses juga.

    BalasHapus
  24. Selamat Ultah Gandjel Rel ke-8, semoga tetap semangat menginspirasi anggotanya supaya rajin ngeblog. Mbak Dewi, saya ijin contek materinya Bang Odi ya, saya nggak punya bahan, kemarin nggak bisa hadir. Terima kasih.

    BalasHapus
  25. Saking groginya tampil di depan umum, aku sampai pernah mikir "Ya udah lah aku jadi orang di balik layar aja." Tapi ada beberapa kesempatan untuk tampil dan berusaha maksimal. Dalam pikiranku, yang penting harus menguasai materi deh. Ternyata benar, ya, menurut Bang Odi pun penguasaan materi ini berada di urutan pertama hal yang penting banget untuk jadi pembicara. Terima kasih sharingnya, Mak. Berguna banget buatku, nih.

    BalasHapus
  26. Nah ini ya, karena sering lihat pembicara menyelingi pembicaraannya dengan hal-hal lucu, jadinya menganggap bahwa jadi pembicara harus lucu. Padahal mah gak mesti ya. Yang penting bisa menguasai materi dengan baik. Dan kalo pun gak diselingi hal lucu, kalo audiensnya sesuai temanya mah, gak akan bosan. Tepat sasaran soalnya ya.

    BalasHapus